Dipertanyakan Pilkades Serentak di Pangkep, Muh Alwi Fatahillah: Pelaksanaan Pilkades Diminta Desember 2019

herman, 06 Oct 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

PANGKEP- Dr Muhammad Alwi Fatahillah, M.pd Msi, mantan Stap Ahli Bupati Pangkep H Syamsuddin Hamid, saat dihubungi minggu (6/10) di Bungoro mengatakan bahwa dengan adanya 25 Kepala Desa yang habis masa jabatan sebagai Kepala Desa (Kades) pada November 2019 di Kabupaten Pangkep, maka hal itu diharapkan ada ketegasan waktu pelaksanaan Pilkades Desember 2019.

Dr  Muhammad Alwi Fatahillah mempertanyakan soal jadwal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Pangkep dan berharap agar jangan ditunda Pelaksanaan Pilkades, setidaknya dilaksanakan pada Desember 2019.

Ketika ditanya soal pelaksanaannya Pilkades bakal ditunda pada tahun 2021, “Sebaiknya jangan keseringan menuda pekerjaan, karena kebiasaan menunda  itu sangat berdampak buruk, akibatnya semakin menumpuk pekerjaan yang berefek negatif dan membuat produktifitas kerja semakin menurun” ujar  Dr Muhammad Alwi Fatahillah, M.pd, Msi, seorang akademisi Putra Pangkep.

:Dijelaskannya bahwa ada 25 Kepala Desa yang sudah sampai masa waktunya di Novemver 2019, maka Dinas  PMD Kabupaten Pangkep segera menyiapkan administrasinya dalam melakukan Pilkades serentak  pada Desember 2019, itulah yang paling tepat, jangan tunda lagi.

Dr Muhammad Alwi Fatahillah,  mengatakan target Pemerintah Kabupaten Pangkep akan terlihat semakin mustahil untuk dicapai bila meremehkan waktu yang anda habiskan untuk menunda menyelesaikan suatu pekerjaan yang seharusnya menjadi prioritas kerja, dan sudah ditetapkan itu, akan terlihat semakin besar dan sunggu sulit dalam mencapai  pembangunan yang ditergetkan, kalau keseringan menunda pekerjaan.

Ketika ditanya soal anggaran, Alwi Fatahillah mengatakan bahwa sebaiknya jauh sebelumnya sudah ditetapkan anggarannya termasuk dianggaran perubahan, tapi kalaupun itu sudah terlanjur tidak ada pada anggaran perubahan APBD, tapi masih ada solusinya,

“Pada setiap desa bisa saja dia anggarkan sendiri pada tahapan penyaluran anggaran ketiga tahun ini, dari anggaran Desa, sebelumnya memang sudah ada biaya untuk Pilkades setiap desa yang mau pemilihan antara 15 juta sampai Rp 25 juta perdesa” ujarnya.

Untuk itu Dr Muhammad Alwi Fatahillah yang juga mantan stap ahli Bupati Pangkep mengatakan bahwa tidak ada alasan lagi untuk menunda Pilkades sampai tahun 2021, sebab tahun ini, pada Desember  2019, sangat tepat dialkukan, sebab tahun depan yakni tahun 2020 itu ada kesibukan untuk pesta demokrasi yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pangkep.

“Kami sarankan agar Pilkades untuk 25 kepala desa yang sudah habis masa jabatannya segera diperisiapkan pemilihan pada Desember 2019” ujarnya (herman djide)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu