Staf Ahli Bupati: Pahami Soal, Jangan Terburu-buru Jawab

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN -- Bupati Pasaman Yusuf Lubis diwakili Staf Ahli Hermanto, didampingi Sekretaris Kadis Pendidikan Kabupaten Pasaman Ali Yusri, tinjau hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTP di wilayah Kabupaten Pasaman.

Di sela-sela peninjauan UNBK, Staf Ahli Bupati Hermanto memberikan suport kepada para peserta UNBK. Agar lebih berhati-hati dalam mengerjakan soal. Karena jika tidak memahami soal maka jawaban sudah pasti salah.

"Jangan buru-buru. Waktukan panjang, pahami soal jangan terjebak dengan soal dan waktu," kata Hermanto, Senin (22/04/2019).

Munasri, S.Pd, saat dikonfirmasi mengatakan, dari 310 Siswa/siswi yang mengikuti pelaksanaan UNBK. Sedangkan kendala melaksanakan UNBK dikarenakan persoalan infrastruktur dan fasilitas yang belum memadai.

"Yang melaksanakan UNBK, sebagian besar tidak ada kendala yang berarti, hanya jaringan internet lemah yang di khawatirkan," ujar Munasri.

Karena keterbatasan fasilitas pelaksanaan UNBK harus dibagi dalam 3 shift, pertama pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB. Selanjutnya shift kedua pukul 10.00 Wib sampai dengan pukul 12.00 WIB. Dan shift ketiga pukul 14.00 wib sampai dengan pukul 16.00 WIB.

"Dilakukan shift ini karena keterbatasan sarana, salah satunya komputer," jelas Munasri, S.Pd, Kepala SMPN 1 Lubuksikaping.

Sebagai kesiapan panitia dalam mengantisipasi pemadaman listrik secara tiba-tiba, lanjut Munasri, S.Pd, sekolah juga ikut menyediakan mesin jenset. “Untuk peserta UNBK dengan rincian 310 siswa dan siswi," tandasnya.

Editor: Anto

  • Whatsapp

Index Berita